kembang api


star

Rabu, 04 November 2015

STRATEGI PELAKSANAAN HDR



STRATEGI PELAKSANAAN HDR /HARGA DIRI RENDAH

Masalah Utama        : Harga Diri Rendah
Proses Keperawatan
A.    Kondisi klien
·                             Mengkritik diri sendiri.
·                             Perasaan tidak mampu.
·                             Pandangan hidup yang pesimis
·                             Penurunan produktifitas
·                             Penolakan terhadap kemampuan diri
·                             terlihat dari kurang memperhatikan perawatan diri
·                             Berpakaian tidak rapih.
·                             Selera makan kurang
·                             tidak berani menatap lawan bicara.
·                             Lebih banyak menunduk.

Selasa, 03 November 2015

STRATEGI PELAKSANAAN WAHAM


STRATEGI PELAKSANAAN WAHAM
STRATEGI PELAKSANAAN KOMUNIKASI PADA PASIEN DENGAN WAHAM


SP 1 P : Membina hubungan saling percaya ; mengidentifikasi kebutuhan yang tidak terpenuhi dan cara memenuhi kebutuhan ; mempraktekkan pemenuhan kebutuhan yang tidak terpenuhi.
ORIENTASI :
“Assalamualaikum, perkenalkan nama saya Citto, saya perawat yang dinas pagi ini di Ruang melati. Saya dinas dari jam 07.00–14.00, saya yang akan membantu perawatan bapak hari ini. Nama bapak siapa? senangnya dipanggil apa?”
“Bisa kita berbincang-bincang tentang apa yang bapak R rasakan sekarang?”
“Berapa lama bapak R mau kita berbincang-bincang? Bagaimana kalau 15 menit?”
“Dimana enaknya kita berbincang-bincang pak?”

KERJA :
“Saya mengerti pak R merasa bahwa pak R adalah seorang Nabi, tapi sulit bagi saya untuk mempercayainya, karena setahu saya semua Nabi tidak hidup didunia ini, bisa kita lanjutkan pembicaraan yang tadi terputus pak?”
“Tampaknya pak R gelisa sekali, bias pak R ceritakan kepada saya apa yang pak R rasakan?”
“Oooo, jadi pak R merasa takut nanti diatur-atur oleh orang lain dan tidak punya hak untuk mengatur diri pak R sendiri?”
“Siapa menurut pak R yang sering mengatur-atur diri pak R?”
“Jadi teman pak R yang terlalu mengatur-atur ya pak, juga adik pak R yang lain?”
“Kalau pak R sendiri inginnya seperti apa?”
“Ooo, Bagus pak R sudah punya rencana dan jadwal unutk diri sendiri.”
“Coba kita tuliskan rencana dan jadwal tersebut pak R.”
“Wah, bagus sekali, jadi setiap harinya pak R ingin ada kegiatan di luar rumah sakit karena bosan kalau dirumah sakit terus ya?”
TERMINASI :
“Bagimana perasaan pak R setelah berbincang-bincang dengan saya?”
“Apa saja tadi yang telah kita bicarakan? Bagus.”
“Bagaimana kalau jadwal ini pak R coba lakukan, setuju pak?”
“Bagaimana kalau bincang-bincang kita saat ini kita akan lanjutkan lagi.”
“Saya akan datang kembali dua jam lagi.”
“Kita akan berbincang-bincang tentang kemampuan yang pernah pak R miliki?”
“Bapak mau kita berbincang-bincang dimana? Bagaimana kalau disini saja pak R?”

STRATEGI PELAKSANAAN HALUSINASI



STRATEGI PELAKSANAAN (SP)

Masalah Utama           : Halusinasi
A.    PROSES KEPERAWATAN
1.      Kondisi klien:
·         Petugas mengatakan bahwa klien sering menyendiri di kamar
·         Klien sering ketawa dan tersenyum sendiri
·         Klien mengatakan sering mendengar dan melihat suara-suara yang membisiki dan isinya tidak jelas serta melihat bidadari dan malaikat.
2.      Diagnosa keperawatan:
·         Gangguan persepsi sensori: halusinasi auditori dan visual.

B.     Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan
1.      Tindakan Keperawatan untuk Pasien :
Tujuan tindakan untuk pasien meliputi:
1)      Pasien mengenali halusinasi yang dialaminya
2)      Pasien dapat mengontrol halusinasinya
3)      Pasien mengikuti program pengobatan secara optimal

CONTOH KASUS ANALISA DATA KEPERAWATAN JIWA


KASUS :
Tn. K (30 th), masuk ke RSJ HB. Saanin (10 – 07 -2015) untuk ketiga kalinya karena keluyuran & berbicara kacau, yang pertama 2010 karena berteriak teriak. Klien berkali – kali mengatakan dia adalah anak imam bonjol yang sedang diculik, klien ingin kuliah lagi tapi dia tidak lulus SMU, klien malas untuk gosok gigi & mandi. Klien tampak penampilan acak – acak, bila menjawab pertanyaan sering meloncat ide pembicaraan, berbelit – belit, secara cepat dan keras.

ANALISA DATA :
Data Subjektif :
  •         Klien mengatakan dia adalah anak imam bonjol yang sedang diculik. 
  •         Klien ingin kuliah lagi tapi tidak lulus SMU.

Data Objektif :
  •          Penampilan acak – acak.
  •          Bila menjawab pertanyaan sering meloncat ide pembicaraan, berbelit belit, secara cepat    dan keras.
  •          Keluyuran Berbicara kacau.
  •          Klien malas mandi.
  •          Klien malas gosok gigi.

SOP STRATEGI PELAKSANAAN (SP) HALUSINASI.



SOP SETRATEGI PELAKSANAAN (SP) HALUSINASI

Masalah Utama           : Halusinasi pendengaran
A.                PROSES KEPERAWATAN
1.    Kondisi klien:
Ø Petugas mengatakan bahwa klien sering menyendiri di kamar
Ø Klien sering ketawa dan tersenyum sendiri
Ø Klien mengatakan sering mendengar suara-suara yang membisiki dan isinya tidak jelas serta melihat setan-setan.
2.    Diagnosa keperawatan: Gangguan persepsi sensori: halusinasi dengar


Sabtu, 24 Oktober 2015

Cara mentelaah jurnal 3



TELAAH JURNAL
SISTIM PERSESPSI SENSORI








Oleh :
Hendika Safitri   1310105018



PROGRAM STUDI KEPERAWATAN
STIKES ALIFAH PADANG
2015

                               
                                    

Cara mentelaah jurnal 2



            TELAAH JURNAL
FAKTOR RISIKO TUMOR/ KANKER RONGGA MULUT DAN TENGGOROKAN DI INDONESIA
(ANALISIS RISKESDAS 2007)







OLEH :
HENDIKA SAFITRI           1310105018



PROGRAM STUDI KEPERAWATAN
STIKES ALIFAH PADANG
       2015